By

ECOTON NEWS
Indonesia Sedang darurat mikroplastik, dimana pencemaran plastik telah mencapai skala nasional dan berdampak serius pada kesehatan manusia serta lingkungan. Berdasarkan berbagai data terbaru, mikroplastik telah menyebar luas ke dalam air, udara, makanan, bahkan tubuh manusia. Mikroplastik terbagi menjadi 2 yaitu mikroplastik primer dan sekunder, sumber mikroplastik tersebut adalah dari sampah plastik, limbah cair industry (kertas...
Gresik (28/9) – Plastik menjadi masalah selama 10 tahun terakhir. Dalam mengurangi timbulan sampah plastik ini semua orang bergerak, termasuk unsur sekolah. SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Gresik menjadi sekolah adiwiyata tingkat nasional yang berkomitmen mengurang produksi sampah plastik. Dalam acara festival ekstrakulikuler SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) yang digelar pada Sabtu (28/9) bersama kader...
Bulukumba (20/9) –  Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah adalah guru. Begitulah prinsip sebuah kegiatan pembelajaran yang di lakukan oleh sekolah di hulu sungai Balantieng ini. Sekolah tidak terbatas dalam sebuah bangunan yang dikelilingi dinding beton. Sekolah bisa dilakukan dimana saja, di hutan, di sungai, di kebun, di pasar, di pantai, bahkan di danau,...
Bulukumba (23/09) – Sungai Balantieng yang menjadi sumber penyedia air bersih di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mengaliri 4 wilayah, meliputi Kecamatan Ujung Loe, Rilau Ale, Bulukumpa, dan Kindang. Kondisi daerah aliran Sungai Balantieng bagian Tengah berlokasi di Kecamatan Rilau Ale, kini kian mengalami penurunan kualitas akibat berbagai aktivitas manusia. Amri Yunus, guru mata pelajaran Ilmu...
Bulukumba (15/9) – Kondisi sampah plastik sudah rapuh dan mudah pecah menjadi mikroplastik karena terendam air dan terpapar panas matahari yang sangat terik. Selain botol dan gelas plastik, sampah sterofoam, popok, sandal dan tali tampar nelayan juga banyak ditemukan. Sampah plastik ini menjadi sumber kontaminasi miroplastik di laut dan meracuni rantai makanan yang menjadi sumber...
Bulukumba (14/9) – Siswa Pecinta Lingkungan (Si Paling) SMPN 10 Bulukumba sebanyak 35 orang melakukan kegiatan bersih-bersih di Pantai Babana pada hari Sabtu 14 September 2024. Sebanyak 116 kg sampah berhasil diangkat dari pantai Babana. Pantai Babana berada Ujung Loe. Pantai Babana juga menjadi muara atau hilir sungai Balantieng. Pemandangan pantai cukup bagus, namun banyak...
Bulukumba (11/9) –  Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah atau Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton Foundation) mengajak 13 komunitas di DAS Balantieng bantu menjaga ekosistem sungai Balantieng melalui gerakan Citizen Science. Citizen Science merupakan sebuah pendekatan penelitian dengan melibat masyarakat. Pada kegiatan ini, masyarakat akan ikut serta dalam kegiatan pengumpulan informasi dan analisis...
Bulukumba (5/9) – Permasalahan sampah yang ada di kabupaten Bulukumba sudah berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kapasitas TPA borongmanempa Bulukumba sudah melebihi kapasitas sehingga sampah menggunung di TPA. Hal tersebut disebabkan karena sampah yang masuk belum melalui proses pemilahan dari hulu atau rumah tangga. Selain itu model pengolaan sampah yang di lakukan oleh masyarakat masih...
Surabaya (13/9) –  “Pemerintah Provinsi Jawa Timur gagaldalam melakukan pengawasan terhadap industri-industripencemar di Sungai Brantas, tahun 2024 marak ditemukanindustri membuang limbah tanpa diolah membuat ikan-ikan di Sungai Brantas mabuk dan mati menjadikan Indonesia menjadi negara di dunia yang memiliki laju kepunahan ikan tercepat kedua setelah filipina”seruan aktivis sebanyak 30 orang dari Yayasan Kajian Ekologi dan...
Indonesia’s plastic waste imports are more than 194,000 tons in 2022. However, some of this waste has not been managed properly. Residents dry on the village road pieces of plastic packaging sorted from imported waste in front of their houses in Bangun Village, Pungging District, Mojokerto Regency, East Java, Monday (8/7/2019). Most residents in the...
1 … 12 13 14 15 16 … 25

About Us

Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) is a foundation focused on the conservation of river ecosystems and wetlands in Indonesia. We conduct scientific research, environmental education, and awareness campaigns to improve water quality and protect biodiversity.

Recent Articles

EPIDEMI MIKROPLASTIK MEMICU KEPUNAHAN IKAN KALI SURABAYA
October 4, 2026
Ikan Jendil hasil sensus ikan Kali Surabaya 2026
Di Tengah Catatan Ikan yang Hilang, 71 Ikan Masih Ditemukan di Kali Surabaya
September 16, 2026
Peserta menebarkan benih ikan lokal ke Kali Surabaya dari atas perahu
Ikan Lokal Kembali ke Kali Surabaya, ECOTON Perkuat Kolaborasi Konservasi Sungai
September 15, 2026