By

ECOTON NEWS
Bulukumba (22/9) Menurut data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional tahun 2023, setiap hari kabupaten Bulukumba menghasilkan sampah sebanyak 182 ton. Selain itu, pencemaran mikroplastik juga terjadi di sungai Balantieng di beberapa titik. Pada penelitian tahun 2024 yang di lakukan Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) ditemukan mikroplastik di sungai Balantieng Bulukumba pada...
Surabaya (19/08) – Aktivis lingkungan di Jawa Timur yang tergabung dalam Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton Foundation) yang berjumlah 50 orang menggelar aksi protes dengan membawa boneka bayi yang sampah plastik di depan kantor konsulat jenderal Australia, mendesak penghentian pengiriman sampah dari Australia ke Indonesia. Selama, 2024 sebanyak 60-82% sampah kertas Australia...
Surabaya (19/08) – Environmental activists in East Java, Indonesia affiliated with the Ecological Observation and Wetland Conservations(Ecoton Foundation), staged a protest involving 50 people carrying baby dolls wrapped in plastic waste in front of the Australian Consulate General. They demanded an end to waste shipments from Australia to Indonesia. In 2024, 60-82% of Australia’s paper...
Mojokerto (14/8) – Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton Foundation) dan Mahasiswa Universitas Brawijaya telah menemukan pencemaran serius pada salah satu sungai di Kali Porong dan Kali Sadar yang merupakan bagian dari DAS Brantas. Limbah yang berasal dari industri kertas teridentifikasi dalam dua warna mencolok, yaitu putih dan coklat, yang mencemari air sungai...
Bulukumba (9/8) – Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) Desa Anrang dan Mahasiswa UIN Alauddin Makasar melakukan kegiatan Brand Audit berkolaborasi dengan ECOTON di Sungai Balantieng bagian tengah, tepatnya di Desa Anrang, Kec. Rilau Ale, Kab. Bulukumba dan diikuti sebanyak 28 orang. Hasilnya ditemukan 4 produsen pencemaran dari kemasan sachet di sungai Balantieng antara lain Forisa,...
Bulukumba (7/8) – Mikroplastik telah menjadi ancaman baru yang dihadapi oleh manusia. Beberapa riset penelitian telah mengungkapkan ancaman bahaya mikroplastik bagi manusia dan temuan-temuan partikel mikroplastik di dalam tubuh manusia mulai dari paru-paru, lambung, hati, usus, ginjal, hingga plasenta. Tidak hanya itu, pencemaran mikroplastik juga telah terjadi di sungai-sungai di Indonesia, salah satunya sungai di...
Jembrana (6/8)– Dalam langkah signifikan menuju keberlanjutan lingkungan, MI Darussalam Jembrana telah menggagas inisiatif zero waste school yang ambisius guna mengurangi penggunaan plastik di lingkungan sekolah. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan sehat bagi para siswa. Insiatif ini lahir sebagai respon kekhawatiran terhadap polemik polusi plastik. MI...
Bulukumba (6/8) – Sungai bukan saja sebagai sumber kehidupan manusia, sungai juga bisa sebagai tempat laboratorium pembelajaran. Salah satunya adalah sungai Balantieng yang menjadi laboratorium belajar komunitas Laskar Balantieng, sebuah kolompok pelajar peduli sungai SMPN Satap 13 Bulukumba. Setelah sebelumnya melakukan penelitian kualitas air Danau Lurayya di Desa Kahayya, siswa SMPN Satap 13 Bulukumba yang...
Banyuwangi (6/8) – Perairan di Genteng telah terkontaminasi mikroplastik, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat dan lingkungan. Sebagai respons terhadap situasi ini, sekelompok pelajar dari SMA NU dan SMP Bustanul Makmur Genteng mengambil langkah inovatif dengan menjadi “Detektif Sungai” untuk memantau dan melaporkan kondisi sungai mereka. Untuk pemantauan kesehatan sungai di Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi, tim...
Ecoton bersama 30 akademisi dari mancanegara yang tergabung dalam River Cities Network dan perwakilan dari International Institute for Asian Studies melakukan kegiatan Susur Sungai Brantas. Kegiatan ini dilakukan untuk mempelajari pencemaran sungai, sekaligus mengenalkan peran Ecoton dalam penyelamatan sungai dan menunjukkan secara langsung fakta dan kondisi sungai yang semakin kritis. “Kami selalu konsisten melakukan berbagai...
1 12 13 14 15 16 24

About Us

Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) is a foundation focused on the conservation of river ecosystems and wetlands in Indonesia. We conduct scientific research, environmental education, and awareness campaigns to improve water quality and protect biodiversity.

Recent Articles

GERAKAN BATU GREENATION MENGUAT, ORO-ORO OMBO JADI PILOT KAWASAN PILAH SAMPAH ZERO WASTE CITIES
April 28, 2026
Dalam Sehari Pasang Trashboom, MOZAIK ECOTON Angkut 907 Kg Sampah dari Kali Tebu untuk Cegah Sampah ke Laut
April 27, 2026
PERINGATAN HARI BUMI 2026 MENOLEH PENGELOLAAN SAMPAH DARI HULU KE HILIR DAN MENUNTUT SEADIL ADILNYA PERLINDUNGAN SUNGAI JAWA TIMUR
April 22, 2026