Category

News
Surabaya, November 2025 — Surabaya, November 2025 — A recent study led by the Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) Foundation reveals that rainwater across all monitoring sites in Surabaya is contaminated with microplastics. This finding reinforces earlier reports on airborne microplastics in 18 cities across Indonesia, which ranked Surabaya sixth with a contamination level...
Surabaya, November 2025 — Penelitian terbaru yang dipimpin oleh Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) mengungkap bahwa air hujan di Kota Surabaya telah terkontaminasi mikroplastik pada seluruh lokasi pemantauan. Temuan ini memperkuat laporan sebelumnya mengenai mikroplastik di udara 18 kota di Indonesia, yang menempatkan Surabaya pada urutan ke-6 dengan tingkat kontaminasi 12 partikel/9...
No Kota Jumlah Mikroplastik (partikel) Jenis Polimer (FTIR) Sumber Aktivitas Spesifik 1 Jakarta Pusat 37 (17 fiber, 20 fragmen) PTFE, Polyester, Polyolefin Aktivitas jual-beli tekstil di Pasar Tanah Abang, laundry rumah tangga, emisi kendaraan padat, dan pembakaran sampah plastik di area permukiman. 2 Jakarta Selatan 30 (15 fiber, 15 fragmen) Polyisobutylene, Silika Gesekan ban dan...
Surabaya (23/10) — Ecological Observation and Wetlands Conservation (ECOTON) together with the Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) conducted a study on airborne microplastic contamination from May to July 2025 in 18 cities and regencies across Indonesia. The results showed that the five cities with the highest contamination levels were: Central Jakarta (37 particles/2 hours/9...
Surabaya (23/10) –  Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (ECOTON) bersama Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia (SIEJ) pada Mei–Juli 2025 melakukan  penelitian kontaminasi mikroplastik di udara ambien di 18 kota/kabupaten di Indonesia. Hasilnya menunjukkan 5 kota dengan kontaminasi tertinggi adalah : Jakarta Pusat (37 partikel /2jam/9 cm), Jakarta Selatan (30), Bandung (16), Semarang (13) dan...
Malang, (19/10) – Kondisi Sungai Brantas di Kota Malang kian mengkhawatirkan. Komunitas Brantas Mbois bersama jaringan relawan JEJAK (Jaringan Gen Z Jawa Timur Tolak Plastik Sekali Pakai) melakukan kegiatan susur sungai dan penelitian mikroplastik di kawasan Polehan, Jembatan Muharto, dan Kebalenwetan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa Sungai Brantas kini telah berubah menjadi “tempat sampah umum”....
Malang (18/10) — ECOTON bersama Aliansi Zero Waste Indonesia, BRIN PRKP, dan UNESCO menggelar Final Youth IMPACT 2025 di Malang Creative Center, Kota Malang. Kegiatan ini menjadi puncak dari kompetisi karya tulis ilmiah yang menantang anak muda menghadirkan solusi inovatif untuk mengatasi persoalan mikroplastik dan mendorong pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Selama satu bulan, lebih...
Gresik (15/10) — Kerusakan ekologis Sungai Brantas selama satu dekade terakhir mencapai titik mengkhawatirkan. Pemerintah dinilai abai membiarkan pencemaran dan kerusakan berlangsung tanpa langkah pemulihan yang nyata. Menyikapi kondisi ini, ECOTON bersama jaringan masyarakat dan komunitas lingkungan mendesak pengakuan hak-hak Sungai Brantas sebagai entitas hidup yang memiliki jiwa, martabat, dan hak yang setara dengan makhluk...
Surabaya (14/10) – Kondisi Sungai Brantas kini sedang sakit. Beban pencemaran yang tinggi telah menurunkan kualitas air dan mengancam kehidupan di dalamnya. Kontaminasi fosfat, nitrit, logam berat, dan mikroplastik membuat Kali Brantas masuk dalam daftar sungai paling tercemar di Indonesia—bersama Citarum, Ciliwung, dan Bengawan Solo. Dampaknya, masyarakat kerap menyaksikan ikan mati massal, sementara perusahaan daerah...
Gresik (13/10) –  Tim Ecoton yang terdiri dari Daru Setyorini, Alaika Rahmatullah, Prigi Arisandi, Amirudin Muttaqin, dan Thara Bening Sandrina (River Warrior) melakukan aksi “ngintir” di Kali Brantas sebagai bentuk rasa syukur atas ditolaknya Peninjauan Kembali (PK) oleh Gubernur Jawa Timur dan Menteri PUPR dalam kasus kematian massal ikan di Kali Brantas. “Kami bersyukur atas...
1 3 4 5 6 7 25

About Us

Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) is a foundation focused on the conservation of river ecosystems and wetlands in Indonesia. We conduct scientific research, environmental education, and awareness campaigns to improve water quality and protect biodiversity.

Recent Articles

SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Raih Penghargaan Sekolah Ekologis
May 12, 2026
Volunteers clean piles of plastic waste in Kali Tebu River using nets and a floating platform, with a giant faucet installation made from plastic bottles and a “Kali Tebu is Not a Dumping Site” sign on the riverbank.
PEKAT and Ecoton Excavate Plastic Waste from Kali Tebu, Push for Permanent Policy on River Protection
May 12, 2026
ECOTON, Tim Barakuda, dan Komunitas Eco-Enzyme Bersihkan Kali Tebu dari Ancaman Sampah dan Pencemaran Sungai
May 10, 2026