WADULINK SUMENGKO PROMOSI KETAHAN PANGAN DARI MORINGA

Minggu (9/4) Wadulink (Wanita Peduli Lingkungan) sebuah kelompok perempuan peduli sungai di desa Sumengko, Wringinanom kembali panen hasil pangan dari bantaran sungai, kali ini Kelor atau Moringa.

Mereka berhasil panen sekitar 3 kg kelor dan berencana memanfaatkan untuk Kerupuk Kelor (PULOR), Tepung Moringa, Brownies Moringa dan Teh Moringa.

Gotri salah satu anggota Wadulink Sumengko mengatakan bahwa bantaran sungai cukup memiliki sumber pangan yang melimpah, “bantaran sungai selalu menyuguhkan manfaat bagi kami, banyak tanaman sayur salah satunya kelor yang bisa kami manfaatkan untuk berbagai olahan makanan yaa”, katanya.

Gotri merasa bahwa saat ini bantaran sungai beralih fungsi menjadi bangunan permanen bukan lagi Ruang Terbuka Hijau (RTH), “iya ya saya itu eman kalo bantaran sungai didirikan bangunan permanen, karena tidak bisa ditanami sayuran dan TOGA, eman karena fungsinya hilang padahal hasil panen bisa dijual untuk tambah ekonomi loh”, tegasnya.

Wadulink berharap bantaran sungai tetap berfungsi sebagai RTH yang bisa menghidupkan perekonomi masyarakat yang hidup di sepanjang sungai.

Leave a Reply

About Us

Ecoton (Ecological Observation and Wetlands Conservation) is a foundation focused on the conservation of river ecosystems and wetlands in Indonesia. We conduct scientific research, environmental education, and awareness campaigns to improve water quality and protect biodiversity.

Recent Articles

SD Muhammadiyah 1 Wringinanom Raih Penghargaan Sekolah Ekologis
May 12, 2026
Volunteers clean piles of plastic waste in Kali Tebu River using nets and a floating platform, with a giant faucet installation made from plastic bottles and a “Kali Tebu is Not a Dumping Site” sign on the riverbank.
PEKAT and Ecoton Excavate Plastic Waste from Kali Tebu, Push for Permanent Policy on River Protection
May 12, 2026
ECOTON, Tim Barakuda, dan Komunitas Eco-Enzyme Bersihkan Kali Tebu dari Ancaman Sampah dan Pencemaran Sungai
May 10, 2026