(Press Realease) Lima Perempuan Gugat Class Action Pabrik Penghasil Sampah Sachet

+

Senin, 9 November 2020 adalah agenda persidangan ke 2 atas perkara timbulan sampah di bantaran di bantaran sungai kali surabaya. Dalam agenda sidang sebelumnya 5 Oktober 2020 dengan agenda pemeriksaan persiapan dimana turut tergugat I dan Turut Tergugat II tidak hadir dalam persidangan tersebut, sehingga majelis hakim menunda sidang selama 1 bulan untuk melakukan pemanggilan terhadap Turut Tergugat I dan Turut Tergugat II.

Kelima perempuan tersebut melayangkan gugatan atas banyaknya timbulan sampah yang berada di bantaran sungai yang semakin tidak bisa dikendalikan, menurut mereka ditemukan 330 timbulan sampah dengan skala besar, sedang, dan kecil yang berada di bantaran kali Surabaya.

Tidak ada penanganan yang serius dari perusahaan sehingga membuat sungai Nampak kumuh, kotor dan menghilangkan keindahan sungai. Keberadaan Sungai Surabaya sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Tidak hanya untuk perekonomian, sungai ini juga sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik, Sidoarjo dan Surabaya. Peningkatan aktivitas pembuangan limbah rumah tangga menjadi faktor utama pencemaran Sungai Surabaya. Upaya pengendalian harus dilakukan, dan ini tidak hanya tanggung jawab masyarakat luas, tapi juga Produsen yang memproduksi kemasan dan pemerintah untuk bekerja sama menjaga lingkungan dan mengawasinya.

Acuhnya Produsen menjadi dasar utama Para Perempuan Untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Surabaya Terhadap :

  1. WINGS SURYA sebagai TERGUGAT I
  2. INDOFOOD SUKSES MAKMUR sebagai Tergugat II
  3. GARUDA FOOD PUTRA PUTRI JAYA sebagai Tergugat III
  4. KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM & PERUMAHAN RAKYAT Sebagai Turut Tergugat I
  5. GUBERNUR JAWA TIMUR Sebagai Turut Tergugat II

Bahwa dalam hal ini Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat III adalah Perusahaan yang paling bertanggung jawab atas adanya timbulan sampah di bantaran sungai kali surabaya dan Bahwa Turut Tergugat I adalah Kementerian yang bertanggung jawab dan berwenang atas sungai strategis nasional brantas (termasuk sungai kali surabaya) yang didalamnya termasuk bantaran kali Surabaya dengan adanya timbulan sampah di bantaran kali Surabaya Turut Tergugat I berdasarkan hukum patut untuk dimasukkan ke dalam perkara ini Sedangkan Turut Tergugat II berdasarkan Peraturan Daerah Jawa Timur No 4 tahun 2010 Tentang Sampah Regional, bertanggung Jawab atas kebijakan pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Timur, Maka dari itu Turut Tergugat II berdasarkan hukum patut untuk dimasukkan ke dalam perkara ini.

Maka, dengan ini kami menuntut kepada Para Tergugat Untuk:

  1. Menyatakan bahwa Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III (PARA TERGUGAT) telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum.
  2. Menghukun Tergugat I, Tergugat II dan Tergugat III (PARA TERGUGAT) untuk membayar ganti kerugian kepada para penggugat sebesar Rp. 4.000.000.000 (empat milliard).

Bahwa kerugian tersebut harus dibayar oleh Para Tergugat secara tanggung renteng dan dipergunakan untuk pemulihan bantaran Kali Surabaya, Dalam bentuk pembelian tempat sampah, pemasangan papan informasi dan jasa pengangkutan sampah di wilayah bantaran kali Surabaya, dengan pengawasan oleh PARA PENGGUGAT dan PARA TURUT TERGUGAT.

Dengan rincian, tempat sampah ukuran besar Rp. 3.500.000.000, papan informasi ukuran 2×1 M sebesar Rp. 192.500.000 dan jasa pengangkutan Rp. 307.500.000.

  1. Menghukum Turut Tergugat I untuk tunduk dan patuh pada putusan ini.
  2. Menghukum Turut Tergugat II untuk tunduk dan patuh pada putusan ini

Mengundang segenap masyarakat dan media massa di jawa timur untuk bergabung untuk mengawal sidang ke-2 gugatan class action Perempuan Pejuang Kali Surabaya (PPKS).

 

Perempuan Pejuang Kali Surabaya Menggugat

Senin, 9 November 2020

Pengadilan Negeri Surabaya

 

Kuasa Hukum Para Penggugat

Rulli Mustika Adya

0822.3410.0211

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *